January 13, 2026
Kilauan platinum yang dingin dan bercahaya telah memikat para penggemar perhiasan selama berabad-abad, namun banyak yang masih belum menyadari faktor-faktor yang menentukan nilai sebenarnya. Sebagai salah satu logam mulia yang paling didambakan untuk perhiasan mewah, nilai platinum berfluktuasi berdasarkan banyak pengaruh pasar.
Platinum (Pt) adalah logam mulia putih yang terjadi secara alami, berbeda dari emas putih yang merupakan paduan emas. Terkenal karena kemurnian, kelangkaan, dan daya tahannya, platinum telah menjadi bahan pilihan untuk perhiasan berkualitas warisan.
| Karakteristik | Platinum | Emas Putih |
|---|---|---|
| Komposisi | Logam putih alami | Paduan emas (dicampur dengan nikel/paladium) |
| Pemeliharaan Warna | Putih permanen | Membutuhkan pelapisan rhodium |
| Kelangkaan | Sangat langka | Relatif umum |
| Daya Tahan | Unggul | Baik |
| Potensi Alergi | Minimal | Mungkin |
Kemurnian platinum diukur dalam bagian per seribu, dengan nilai umum termasuk:
Perhiasan platinum asli memiliki tanda kemurnian yang jelas (misalnya, "Pt950" atau "PLAT") untuk menjamin kualitas.
Beberapa faktor memengaruhi nilai pasar platinum:
Karena sumber daya platinum berkurang dan aplikasi industri berkembang, banyak analis mengantisipasi apresiasi nilai jangka panjang untuk perhiasan platinum berkualitas tinggi.
Saat membeli perhiasan platinum, para ahli merekomendasikan:
Untuk menjaga keindahan platinum yang bercahaya:
Selain perhiasan, platinum berfungsi sebagai fungsi penting dalam:
Warisan platinum mencakup ribuan tahun, dari ornamen Mesir kuno hingga simbol kemewahan modern. Berbagai budaya mengaitkan platinum dengan kemurnian (tradisi Barat) atau kemakmuran (filosofi Timur). Desainer kontemporer memadukan warisan platinum yang kaya dengan estetika modern untuk menciptakan karya abadi.
Analis industri memproyeksikan pertumbuhan permintaan platinum di seluruh sektor perhiasan dan industri. Kemajuan teknologi terus mengungkapkan aplikasi baru untuk logam serbaguna ini, sementara praktik penambangan berkelanjutan mendapatkan kepentingan dalam produksi.